Ini kunjungan pertama Anda? Baca dulu laman Bantuan!
x

Bagaimana cara penulisan nama pahlawan?

0 suara
236 tayangan
Saya lupa, beberapa tahun lalu pernah membaca pedoman penulisan nama pahlawan: menggunakan EyD. Maka Tjipto Mangunkoesomo menjadi Cipto Mangunkusumo, dan Dipanegara menjadi Diponegoro.

Akan tetapi untuk Ha(d)ji Oemar Said Tjokroaminoto tidak menjadi "H.U.S. Cokroaminoto" melainkan "H.O.S. Cokroaminoto".

Saya juga bingung, manakah yang benar: "Otto Iskandar Dinata" atau (mengikuti kelaziman dalam keluarganya dan tentu Wikipedia) "Oto Ikandar di Nata"?

Sebetulnya bagaimana?

~Antyo
ditanyakan 27 Jul 2012 oleh anonim

1 Jawaban

0 suara
Perubahan ejaan ini memang memusingkan. Menurut Pak Ajip Rosidi, EYD memberikan keleluasaan bagi orang untuk memilih sendiri ejaan yang disukainya. [1] Sekadar catatan, nama beliau seharusnya dibaca Ayip, tapi beliau memilih mempertahankan ejaan lama.

Saya pikir pemilihan ejaan nama adalah wewenang sang pemilik (atau pemberi nama). Dalam hal orang yang sudah meninggal, tentu mereka tidak punya kesempatan untuk mengubah namanya dan kita seyogianya tetap menggunakan ejaan yang mereka pakai saat masih hidup.

[1] http://rubrikbahasa.wordpress.com/2009/07/25/mengeja-nama-sendiri/
dijawab 18 Nov 2012 oleh Ivan Lanin
...